Penting! Cara Menjaga Kesehatan Mental Pada Masa Pubertas

Setiap orang pasti pernah atau mengalami fase atau fase pubertas, karena pubertas adalah tentang tahapan pertumbuhan dan perkembangan.

Pada masa pubertas, pria dan wanita memiliki gejala atau tanda yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh struktur tubuh manusia yang berbeda.

Kata Pubertas, dikutip dari buku Kesehatan Reproduksi Remaja Putri karya Maria Floriana Ping dkk., Berasal dari kata pubertas yang berarti tingkat remaja.

Disebut pubertas, karena pada tingkat remaja terjadi masa transisi dari seseorang yang awalnya aseksual menjadi seksual.

Maria Floriana Ping, dkk dalam buku yang sama membahas tentang pengertian pubertas sebagai keadaan fisik kedewasaan dan kesiapan untuk melahirkan atau memiliki anak. Namun, umumnya pubertas merupakan proses perkembangan dan pematangan organ reproduksi. Masa pubertas juga dapat diartikan sebagai masa perubahan fisik dan mental, termasuk emosi dan perilaku pria dan wanita melalui perubahan hormon.

Perubahan Pada Masa Pubertas 

Masa remaja pada masa remaja ditandai dengan terjadinya banyak perubahan, baik fisik maupun mental. Perubahan pada masa remaja dibedakan menjadi dua, yaitu perubahan primer dan perubahan sekunder.

Perubahan primer adalah perubahan utama yang menunjukkan bahwa seseorang telah memasuki masa pubertas, sedangkan perubahan sekunder adalah perubahan fisik yang dialami seseorang. 

Ada perbedaan antara perubahan yang dialami oleh pria dan wanita. Berikut penjelasannya.

1. Laki-Laki / Pria

Perubahan primer pada pria ditandai dengan datangnya mimpi basah. Perubahan ini menunjukkan bahwa sistem reproduksi pria, yaitu penis, berfungsi secara seksual. Perubahan sekunder yang dialami pria adalah:

  • Jakun mulai tumbuh.
  • munculnya kumis dan jenggot.
  • Tumbuh rambut di area ketiak dan organ kemaluan.
  • Alat kelamin mulai membesar. Suara berubah menjadi keras.
  • Dada terlihat lebar/bidang.
  • Mengalami perubahan bau badan.
Baca juga:   Ini Cara Menjaga Kesehatan Ginjal agar Berfungsi Baik

2. Perempuan / Wanita

Perubahan primer pada wanita ditandai dengan munculnya datang bulan atau menstruasi karena pembuahan sel telur yang sudah matang. Akibatnya, lapisan rahim meluruh dan keluar berupa darah haid.

Selain perubahan primer, ada juga perubahan sekunder yang dialami perempuan, yaitu:

  • Rambut tumbuh di area ketiak dan organ kemaluan.
  • Payudara mulai membesar. 
  • Pinggul mulai membesar.
  • Suara berubah menjadi melengking.

Cara Menjaga Kesehatan Mental Pada Masa Pubertas

Untuk meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan, remaja seharusnya tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, karena kesehatan mental juga memainkan peran penting dalam kehidupan. Kesehatan mental adalah tentang kemampuan Anda untuk mengelola emosi dan menghadapi kesulitan sehari-hari.

Ada beberapa langkah perubahan sederhana yang dapat Anda ambil untuk meningkatkan kesehatan mental Anda. Melakukan perubahan tersebut tentunya akan mempengaruhi semua aspek kehidupan. Bagi remaja yang merasa rentan terhadap gangguan stres atau kecemasan, berikut beberapa hal sederhana yang dapat meningkatkan kesehatan mental:

  1. Tidur Yang Cukup

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur memiliki efek negatif yang signifikan pada suasana hati. Usahakan tidur tepat waktu lakukan secara teratur setiap hari. Hindari bermain hp sebelum tidur dan batasi minuman yang berkafein.

Jadi mulai sekarang Anda memiliki sejumlah langkah positif sederhana untuk menjaga kesehatan mental Anda. Cara menjaga kesehatan mental seperti yang disebutkan di atas tidak sulit, Anda hanya perlu menerapkannya secara perlahan dan sabar untuk menyesuaikannya agar mendapatkan manfaat jangka panjang. 

  1. Olahraga

Endorfin akan dilepaskan oleh tubuh untuk membantu mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati sebelum dan sesudah berolahraga. Oleh karena itu, olahraga adalah cara yang ampuh untuk mencegah stres, kecemasan, dan depresi. Temukan cara-cara kecil untuk meningkatkan aktivitas olahraga Anda, seperti menaiki tangga atau berjalan di sekitar rumah. Paparan sinar matahari juga bagus untuk membantu tubuh memproduksi vitamin D, yang meningkatkan kadar serotonin di otak.

  1. Mengetahui cara mengelola stres
Baca juga:   10 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tidak Mudah Sakit

Stres adalah salah satu pengalaman yang tak terhindarkan dalam kehidupan manusia. Secara umum, stres muncul dari pengalaman manusia dari lingkungan yang terdekat seperti pekerjaan, keluarga, dan media sosial. Memicu stres mungkin tampak sepele, tetapi dapat 

memiliki efek negatif yang tidak diinginkan pada tubuh. Apalagi jika stres Anda menumpuk dalam waktu yang lama karena Anda menjadi kronis.

Stres kronis dapat membuat Anda merasa tidak nyaman, cemas, sakit, atau gangguan mental. Itu jelas bukan yang kita inginkan, bukan? Oleh karena itu, mengetahui cara mengelola stres merupakan mekanisme untuk hidup sehat. Mengatasi stres sebenarnya tidak sulit, bisa kita lakukan setiap hari.

  1. Selalu fokus pada satu hal

Berfokus pada tujuan dapat melepaskan emosi negatif dari pengalaman masa lalu yang penuh tekanan. Mulailah dengan membawa kesadaran dengan melakukan hal-hal sederhana seperti mandi, makan siang, atau berjalan pulang. Memperhatikan perasaan fisik, suara, bau atau rasa dari pengalaman ini dapat membantu Anda berkonsentrasi. Ketika pikiran Anda terbang melalui apa yang Anda pikirkan, itu hanya kembali ke apa yang Anda lakukan.

  1. Katakan hal-hal positif pada diri sendiri

Penelitian telah menunjukkan bahwa cara Anda berpikir tentang diri sendiri dapat memiliki efek yang kuat pada mental Anda. Jika kita memandang diri dan hidup kita secara negatif, kita juga akan merasakan dampak negatifnya. Di sisi lain, jika Anda terbiasa menggunakan kata-kata yang membuat Anda lebih positif, itu akan membuat Anda lebih optimis.

  1. Tuliskan hal-hal positif yang dapat Anda syukuri

Rasa syukur dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan, kesehatan mental, dan kebahagiaan. Cara mudah untuk meningkatkan rasa syukur Anda adalah dengan membuat buku harian dan menuliskan hal-hal yang Anda syukuri setiap hari. Secara umum, meditasi rasa syukur juga efektif, tetapi Anda perlu pelatihan teratur untuk mendapatkan manfaat jangka panjang. Temukan sesuatu yang akan Anda syukuri dan nikmati perasaan itu di dalam hati Anda.

  1. Terbuka untuk siapa saja
Baca juga:   Tips Menjaga Kesehatan Otot, Sendi dan Tulang

Mengetahui bahwa orang lain menghargai Anda adalah penting dalam membantu Anda berpikir positif. Belajarlah untuk terbuka kepada orang lain, yang membantu Anda berpikir positif dan mengenal diri sendiri lebih baik.

Jadi mulai sekarang Anda memiliki sejumlah langkah positif sederhana untuk menjaga kesehatan mental Anda. Cara menjaga kesehatan mental seperti yang disebutkan di atas tidak sulit, Anda hanya perlu menerapkannya secara perlahan dan penuh kesabaran untuk menyesuaikannya agar mendapatkan manfaat jangka panjang.